![]() |
Dalam rentang waktu hampir 40 tahun, Corolla telah menjadi pilihan utama pecinta sedan di Indonesia. Total penjualan sejak diluncurkan pertama kali tahun 1972 hingga akhir 2010 mencapai 136.603 unit. Dalam keluarga besar Toyota di Indonesia, Corolla berada di urutan empat model paling laris. Yang paling laris adalah Toyota Kijang yang sudah lebih dari 1 juta unit, lalu Avanza dan ketiga truck Dyna. Lebih dari itu, bisa jadi Corolla adalah sedan paling laris di Indonesia.
Toyota Corolla pertama mendarat di Indonesia tahun 1972 atau 6 tahun setelah diluncurkan pertamakali di Jepang. Saat itu kiprah Toyota di Indonesia masih sangat muda, baru satu tahun.
Yang hadir di Indonesia itu adalah generasi kedua (1971 – 1974). Saat itu Toyota Corolla sudah mendapat reputasi sebagai sedan yang nyaman dikendarai, berkualitas tinggi dan ukurannya kompak. Prestasinya juga membanggakan dengan menang di sejumlah rally internasional di Amerika maupun Finlandia.
Dan tahukah anda, Corolla ini -yang dikenal sebagai generasi E20- menggunakan sistem penggerak roda belakang, seperti juga generasi pertama /E10. Ini berbeda dari model yang ada sekarang. E20 memiliki banyak varian mesin, namun yang dipasarkan di Indonesia adalah mesin 3K berkapasitas 1200cc OHV yang bisa memproduksi daya maksimal 55hp.
Nama Corolla berarti mahkota kecil, mengindikasikan sebagai sedan terkecil dalam keluarga Toyota saat itu. Sedan lainnya adalah Crown dan Corona. Namun prestasinya jauh melampaui saudara tuanya.
Namanya mencuat saat Corolla DX merajai pasar sedan Indonesia di awal dekade 80-an. Generasi ke empat ini juga menjadi model terakhir yang menggunakan sistem penggerak roda belakang. DX di puji karena karakternya yang sporty dan gaya interiornya yang boxy. Itulah sebabnya sedan bermesi 4K ini jadi pilihan anak-anak muda kala itu. Corolla DX juga jadi fondasi bagi pertumbuhan Corolla setelah itu.
Setelah era DX, Toyota Corolla menggunakan sistem pengerak roda depan yang dipakai hingga hari ini. Setelah gerasi ke lima -yang juga menggunakan mesin seri baru yaitu Seri A menggantikan Seri K, lahirlah generasi ke-enam (1988-1992). Generasi ini lebih dikenal dengan sebutan Corolla Twin Cam. Ini untuk menunjukkan teknologi mesin yang dipakai yang telah mengadopasi teknologi dua camshaft. Teknologi ini mampu meningkatkan peforma mesin secara signifikan. Di Indonesia, Toyota menghadirkan empat tipe yaitu mesin 1.3 (SE, 72hp) liter dan tiga mesin 1.6 liter (SE Limited/94hp, GTi/140hp, dan Liftback/94hp). Pada era ini Corolla hadir jauh lebih mewah dari pendahulunya.
Popularitas Toyota Corolla terus meningkat setelah hadirnya generasi ketujuh yang popular dengan sebutan Greco (Great Corolla). Dalam rentang 1992 -1997 itu tidak ada sedan lain yang lebih populer dari Corolla. Penjualannya sulit ditandingi kompetitor lainnya. Bahkan hingga hari ini, Greco terus dicari dan harganya di pasar used car masih tinggi.
Generasi juga menandakan perubahan Corolla dari kelas sub-kompak menjadi kompak alias tubuhnya menjadi lebih besar. Sosoknya lebih aerodinamis dan interiornya lebih mewah. Fitur-fiturnya juga menjadi lebih lengkap. Mesinnya masih 1.3 liter (SE) dan 1.6 liter (SE-G) namun teknologinya sudah DOHC.
Paska Greco, muncul generasi ke delapan yang di sini dikenal dengan nama All new Corolla (1996 – 2002). Pada awalnya Corolla hadir dengan varian bermesin 1.6 liter yaitu SEG, Xli dan S-Cruise. Baru tahun 1998 lahir varian bermesin 1.8 liter Xli dan SEG. Saat itu Corolla menjadi fitur paling lengkap.
Generasi sembilan lahir tahun 2001 dengan sebutan baru, Corolla Altis dan seluruhnya menggunakan mesin 1.8 liter dengan teknologi VVT-i yang mengoptimalkan konsumsi bahan bakar dan menekan emisi berbahaya. Mesin ini bisa memproduksi daya maksimal 136hp. Mulai Altis ini, Corolla untuk pasar Indonesia didatangkan dari Thailand, bukan lagi CKD Indonesia. Altis memiliki volume interior paling besar dikelasnya dan dikenal sebagai sedan yang mengutamakan kenyamanan, kelengkapan fitur dan safety.Hadir dengan trim J, G dan yang paling mewah V. Altis G tetap jadi yang paling banyak dicari.
Dominasi Altis dikelasnya terus berlanjut hingga generasi ke sepuluh yang diperkenalkan tahun 2007. Corolla tampil semakin mewah dengan fitur-fitur lengkap. Meskipun tekanan kompetitor makin kuat, Corolla Altis tetap membuktikan sebagai pilihan utama di kelasnya. Sejak 2009, Corolla menawarkan varian yang lebih sporty bermesin 2.0 liter namun tetap memiliki peforma lingkungan baik. Sejak 2010, Corolla menawarkan transmisi CVT yang nyaman dikendarai santai tapi tetap trengginas saat pedal gas ditekan lebih dalam.
(Sumber: Toyota Astra Motor)

0 komentar:
Posting Komentar
Komentar Anda